STUDI KRITIS PARADIGMA MODEL GEREJA SEBAGAI PEMBERITA FIRMAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v5i1.77Kata Kunci:
Model Gereja, Pemberita Firman, Pendidikan Agama Kristen, Model Gereja, Pemberita Firman, Pendidikan Agama KristenAbstrak
Gereja merupakan persekutuan orang-orang percaya untuk memuji dan memuliakan Tuhan secara komuni. Didalamnya orang-orang percaya dibimbing dan didewasakan secara iman kepercayaan kepada Tuhan Yesus. Namun terkadang gereja terlebih fokus pada bagaimana gereja dapat menggembalakan dan merawat setiap jemaat yang ada didalamnya. Baik dengan segala program-program pengembangan iman serta pemberitaan Firman Tuhan yang dirancang dengan akuntable. Kerapkali hal yang dilupakan oleh gereja adalah fungsi gereja sebagai suratan terbuka yang dapat dibaca oleh semua orang bukan hanya terkhusus bagi jemaat didalamnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk menyajikan kelebihan dan kelemahan model gereja sebagai pemberita Firman dan implementasinya dalam Pendidikan Agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan naratif dalam membahas model gereja sebagai pemberita Firman dan implikasinya dalam Pendidikan Agama Kristen. Temuan dalam penelitian ini menyajikan bahwa gereja harus seimbang baik dalam pelayanan pemberitaan firman Tuhan namun yang tidak boleh dielakkan adalah gereja harus dapat menjadi solusi dalam kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat sekitar. Dengan demikian gereja akan memiliki peran yang sangat besar dan menjadi pelaku dari Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





