KRISIS IDENTITAS DAN DEGRADASI KARAKTER GENERASI Z: UPAYA GURU PENDIDIKAN KRISTEN SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI GENERASI Z DALAM ERA DISRUPSI
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i2.367Kata Kunci:
Krisis Identitas, Degradasi Karakter, Generasi Z, Pendidikan Kristen, Guru Pendidikan KristenAbstrak
Era disrupsi digital memengaruhi identitas dan karakter Generasi Z secara signifikan. Media sosial mendorong krisis moral, individualisme, dan lemahnya spiritualitas remaja Kristen. Pendidikan Kristen menghadapi tantangan membentuk generasi beriman di tengah budaya digital modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran guru Pendidikan Kristen sebagai agen transformasi karakter Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap jurnal, buku, dan sumber teologis relevan. Hasil penelitian menunjukkan Generasi Z mengalami krisis identitas akibat pengaruh budaya digital dan lemahnya pembinaan spiritual. Guru Pendidikan Kristen berperan membangun karakter melalui keteladanan, pembelajaran kontekstual, dan pendampingan spiritual berkelanjutan. Pendidikan Kristen perlu mengintegrasikan iman, pedagogi, dan teknologi secara seimbang. Strategi pembelajaran reflektif dan dialogis membantu peserta didik membangun identitas iman yang kuat. Kolaborasi keluarga, gereja, dan sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk Generasi Z yang berkarakter Kristiani, kritis, dan bertanggung jawab.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





