REKONSTRUKSI ETIKA ABORSI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: ANALISIS TEOLOGIS-YURIDIS KASUS EDWARD ARMANDO
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i2.347Kata Kunci:
Aborsi, Etika Teologis, Pendidikan Agama Kristen, Analisis Yuridis, Rekonstruksi EtikaAbstrak
Aborsi merupakan persoalan etika yang kompleks karena melibatkan dimensi moral, teologis, hukum, dan sosial secara simultan dalam kehidupan manusia. Dalam perspektif Pendidikan Agama Kristen, aborsi dipandang sebagai pelanggaran terhadap nilai kesucian hidup yang berakar pada iman akan Allah sebagai pemberi kehidupan. Namun, pendekatan etika yang diajarkan dalam Pendidikan Agama Kristen seringkali masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika persoalan aktual secara kontekstual dan aplikatif. Fenomena kasus dugaan tindak pidana aborsi yang melibatkan dr. Edward Armando menunjukkan adanya ketegangan antara nilai moral, praktik medis, dan regulasi hukum yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi etika aborsi dalam Pendidikan Agama Kristen melalui analisis teologis-yuridis terhadap kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis normatif teologis-yuridis berbasis literatur dan dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi etika aborsi perlu mengintegrasikan prinsip teologis tentang kesucian hidup dengan kerangka hukum positif secara kritis dan kontekstual. Selain itu, pendekatan etika yang dikembangkan harus bersifat transformatif dan dialogis agar relevan dengan realitas sosial peserta didik. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen dapat berperan strategis dalam membentuk kesadaran moral yang reflektif, bertanggung jawab, dan berlandaskan iman Kristen dalam menghadapi isu aborsi.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





