PENDEKATAN PEDAGOGIK TRANSFORMATIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENGHADAPI TANTANGAN GENERASI DIGITAL ERA SOCIETY 5.0
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i2.312Kata Kunci:
Pedagogi transformative, Pendidikan Agama Kristen, Generasi digital, Society 5.0, Spiritualitas kontekstualAbstrak
Perkembangan teknologi digital dalam kerangka Society 5.0 telah membentuk pola pikir, cara belajar, di generasi digital ini. Sehingga pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan relevansi nilai kekristenan. Terlebih model pembelajaran PAK yang masih berfokus pada transmisi pengetahuan dan hafalan yang sering gagal menjawab kebutuhan eksistensial peserta didik yang hidup dalam budaya kontemporer ini, sehingga muncul jarak antara nilai iman dan realitas kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka untuk merumuskan pedagogi transformatif yang relevan bagi generasi digital. Hasil penelitian mejelaskan bahwa generasi digital menghadirkan pergeseran antropologi pembelajar yang menuntut pemahaman sosial, kultural, dan spiritual baru. Sementara itu, pedagogi transformatif menyediakan kerangka teologis dan edukatif berbasis refleksi kritis, dialog, dan pembentukan karakter. Dimana, integrasi teknologi sebagai ruang transformasi memperkaya pengalaman iman, sementara rekonstruksi praktik PAK di era Society 5.0 menjembatani dunia digital dan nilai Kristiani, menciptakan pendidikan yang kontekstual, relevan, dan transformatif bagi pembentukan identitas serta spiritualitas generasi masa kini.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





