PENANAMAN NILAI-NILAI TOLERANSI BERAGAMA MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SD NEGERI SUMOGAWE 3
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i2.307Kata Kunci:
Toleransi Beragama, Pendidikan Agama Kristen, Penanaman Nilai.Abstrak
Toleransi merupakan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan tanpa memandang etnis, gender, penampilan, budaya, kepercayaan, kemampuan, maupun orientasi seksual. Individu yang toleran mampu menerima keberagaman pandangan dan keyakinan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, toleransi tidak berarti membenarkan tindakan yang menyimpang dari nilai kemanusiaan, seperti kekejaman, fanatisme, dan rasisme. Dalam konteks sosial, budaya, dan agama, toleransi dipahami sebagai sikap dan tindakan yang menolak segala bentuk diskriminasi terhadap kelompok yang berbeda atau minoritas di tengah masyarakat. Melalui penerapan nilai toleransi, kehidupan sosial dapat terjalin secara harmonis, damai, dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai toleransi di lingkungan sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan wawancara. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji konsep-konsep teoretis mengenai toleransi, sedangkan wawancara dilakukan dengan narasumber, termasuk Adi, di SD Negeri Sumogawe 3, guna memperoleh gambaran nyata tentang praktik toleransi dalam interaksi sehari-hari di sekolah. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penanaman nilai toleransi sejak usia dini.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





