PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANAMKAN NILAI ETIKA KRISTEN ERA DIGITAL SOCIETY 5.0
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i1.287Kata Kunci:
Pendidikan Agama Kristen, Etika Kristen, Guru PAK, Digital Society 5.0, Etika DigitalAbstrak
Perkembangan Digital Society 5.0 telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia berinteraksi, termasuk dalam konteks pendidikan agama. Transformasi digital yang masif menghadirkan tantangan etis baru bagi peserta didik, seperti relativisme moral, krisis tanggung jawab, serta degradasi nilai kemanusiaan di ruang digital. Dalam situasi tersebut, Pendidikan Agama Kristen dihadapkan pada tuntutan untuk tidak hanya mentransmisikan pengetahuan iman, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran etis. Fenomena meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan peserta didik sering kali tidak diimbangi dengan kemampuan refleksi moral yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis guru Pendidikan Agama Kristen dalam menanamkan nilai etika Kristen yang kontekstual dan transformatif di era Digital Society 5.0. Menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, maka disimpulkan bahwa etika Kristen merupakan fondasi teologis yang esensial dalam pendidikan di era Digital Society 5.0. Etika Kristen berakar pada wahyu Allah dan teladan Kristus yang menjadi fondasi teologis bagi pembentukan karakter dan pengambilan keputusan moral, termasuk dalam konteks pendidikan di era Digital Society 5.0. Di tengah karakteristik masyarakat digital yang ditandai oleh kecerdasan buatan, konektivitas tanpa batas, dan arus informasi yang masif, peserta didik menghadapi tantangan etis seperti degradasi nilai, penyalahgunaan teknologi, dan krisis identitas moral. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Kristen berperan strategis sebagai pendidik etika digital yang menuntun peserta didik untuk mengintegrasikan iman Kristen dengan sikap kritis, bertanggung jawab, dan beretika dalam kehidupan digital.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





