KODE ETIK GURU SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA PERUBAHAN SOSIAL

Penulis

  • Ruhut Parningotan Tambunan Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga
  • Joni Leha Hinggi Ranja Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga
  • Reni Triposa Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.55962/metanoia.v8i1.282

Kata Kunci:

Kode Etik Guru, Pendidikan Agama Kristen, Karakter, Perubahan Sosial

Abstrak

Perubahan sosial yang cepat di era digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola pikir, perilaku, dan nilai-nilai moral peserta didik, termasuk dalam konteks pendidikan agama Kristen. Dalam situasi ini, guru Pendidikan Agama Kristen dituntut tidak hanya menjadi pengajar pengetahuan teologis, tetapi juga teladan moral yang berlandaskan pada kode etik profesi. Kode etik guru berfungsi sebagai pedoman normatif yang menuntun perilaku dan tanggung jawab profesional, sekaligus menjadi dasar dalam pembentukan karakter siswa yang beriman dan berintegritas. Fenomena yang muncul dewasa ini menunjukkan adanya pergeseran nilai moral di kalangan generasi muda yang terpapar budaya instan dan individualistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kode etik guru sebagai fondasi pembentukan karakter dalam pendidikan agama Kristen di tengah dinamika perubahan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dan analisis kontekstual dapat disimpulkan bahwa bahwa kode etik guru memiliki peran fundamental dalam menjaga integritas, membentuk karakter siswa, serta mempertahankan ketahanan pendidikan Agama Kristen di tengah dinamika perubahan sosial. Dalam perspektif teologi Kristen, kode etik bukan sekadar norma profesional, tetapi panggilan spiritual yang merefleksikan nilai kasih, kejujuran, dan tanggung jawab. Implementasi yang konsisten menjadikan pendidikan Kristen tetap relevan, transformatif, dan berakar pada iman yang menuntun pembentukan karakter Kristus dalam diri peserta didik.

Biografi Penulis

Joni Leha Hinggi Ranja, Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga

 

 

 

Reni Triposa, Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga

 

 

 

File Tambahan

Diterbitkan

2026-01-31