AKTUALISASI PENDIDIKAN KRISTEN DI ERA DIGITAL UPAYA GEREJA MEMBENTUK KARAKTER ANAK SEKOLAH MINGGU DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI PRAKTIS
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v7i2.191Kata Kunci:
Pendidikan Kristen, Era Digital, Sekolah Minggu, Karakter Anak, Teologi PraktisAbstrak
Perkembangan era digital yang sangat cepat dan massif menghadirkan tantangan baru bagi gereja dalam melaksanakan fungsi pendidikannya, khususnya dalam membina karakter anak Sekolah Minggu. Perubahan pola komunikasi, interaksi sosial, dan akses informasi yang tak terbatas turut memengaruhi cara anak memahami nilai-nilai kekristenan bahkan berprilaku. Di tengah perubahan ini, pendidikan Kristen perlu diaktualisasikan agar tetap relevan dan berdampak dalam kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gereja mengaktualisasikan pendidikan Kristen dalam era digital sebagai upaya pembentukan karakter anak Sekolah Minggu, ditinjau dari perspektif teologi praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka pada beberapa buku dan jurnal. Kesimpulan dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktualisasi pendidikan Kristen melalui media digital, pendekatan kontekstual, dan keterlibatan aktif orang tua menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter anak. Gereja yang mampu mengintegrasikan nilai teologis dengan pendekatan digital terbukti lebih efektif dalam membentuk karakter anak secara holistik. Temuan ini mempertegas pentingnya reorientasi pelayanan anak berbasis teologi praktis yang adaptif terhadap dinamika zaman.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





