PERAN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM MENGATASI KRISIS KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN GENERASI MUDA
DOI:
https://doi.org/10.55962/metanoia.v7i1.173Kata Kunci:
Pendidikan Kristen, Kesehatan Mental, Generasi Muda, Pendekatan Teologis, Gereja.Abstrak
Krisis kesehatan mental di kalangan generasi muda telah menjadi fenomena yang tidak bisa dibiarkan saja saat ini. Dan hal itu semakin mengkhawatirkan, dengan meningkatnya angka gangguan kecemasan, depresi, dan stress bahkan bunuh diri. Faktor-faktor seperti tekanan sosial, media sosial, masalah keluarga, dan ketidakpastian masa depan turut memperburuk situasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji peran pendidikan Kristen dalam mengatasi krisis kesehatan mental generasi muda, dengan mengkaji integrasi dengan pendekatan teologis. Menggunakan metodekualitatif deskritif dan dengan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur yang mendalam, membuahkan kesimpulan bahwa pendidikan pentingnya memahami hakikat kesehatan mental yang menjadi fenomena dewasa ini, sehingga pendidikan kristen dan generasi muda dapat berjalan bersama dalam ranah teologi. Yang pada akhirnya peran pendidikan kristen dalam mengatasi krisis kesehatan mental dapat diaktualisasi oleh semua elemen organisasi keagamaan dan keluarga, di mana kolaborasi antara gereja, lembaga pendidikan, dan semua elemen masyarakat untuk menciptakan solusi yang lebih holistik. Sebab pendidikan Kristen dapat memberikan landasan spiritual yang kuat dalam mengatasi gangguan mental, dengan memperkenalkan nilai-nilai dan ajaran alkitabiah.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Metanoia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
pen Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas untuk umum demi mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Artikel yang diterbitkan di Alucio Dei: Jurnal Teologi akan menjadi artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah persyaratan dan ketentuan Lisensi Atribusi Creative Commons.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun dan menyesuaikan — remix, ubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





