MENYELAMI MAKNA DOA BERDASARKAN YAKOBUS 5:12-20
DOI:
https://doi.org/10.55962/aluciodei.v10i2.375Kata Kunci:
Doa; Yakobus 5:12-20Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa banyak orang percaya masa kini mengalami kesulitan dalam membangun kehidupan doa. Doa sering kali dipahami secara sempit sebagai sarana meminta sesuatu, padahal dalam Alkitab, khususnya Yakobus 5:12-20, doa memiliki makna yang jauh lebih dalam dan transformatif. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis teks secara eksposisi, tujuannya untuk menggali makna doa dalam Yakobus 5:12-20 kemudian dapat mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam perkembangan spiritual yang lebih berdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doa menurut Yakobus 5:12-20 mencakup kejujuran, doa dalam segala situasi, pengakuan dosa yang membawa pemulihan rohani dan fisik, iman yang teguh, dan kepedulian terhadap sesama. Pada akhirnya, perlu kesadaran orang percaya untuk mempraktikkan doa secara holistik, sehingga doa tidak hanya menjadi aktivitas spiritual, tetapi juga sarana pemulihan, penguatan iman, dan wujud kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, doa menurut Yakobus 5:12–20 dapat menjadi fondasi bagi kehidupan rohani yang berdampak nyata dalam komunitas Kristen.





