TRANSFORMASI GEREJA TRADISIONAL MENUJU GEREJA DIGITAL DALAM MENJAWAB TANTANGAN ERA TEKNOLOGI INFORMASI MODERN
DOI:
https://doi.org/10.55962/aluciodei.v10i2.319Kata Kunci:
Gereja Tradisional, Gereja Digital, Transformasi, Teknologi Informasi, Pelayanan Iman.Abstrak
Perkembangan teknologi informasi modern telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam ranah keagamaan. Gereja sebagai institusi keagamaan yang memiliki fungsi spiritual dan sosial turut dihadapkan pada tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika digitalisasi yang kian pesat. Pola ibadah, pelayanan pastoral, serta komunikasi antarjemaat yang sebelumnya berpusat pada ruang fisik kini mulai bertransformasi ke dalam bentuk digital yang lebih fleksibel dan interaktif. Fenomena meningkatnya penggunaan media digital oleh gereja dalam menyelenggarakan ibadah daring dan pelayanan rohani menjadi indikasi nyata dari pergeseran paradigma pelayanan keagamaan di era teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi gereja tradisional menuju gereja digital serta implikasinya terhadap kehidupan beriman umat di tengah perubahan sosial-teknologis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur dan analisis fenomenologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi ini bukan sekadar adaptasi teknologis, melainkan strategi eksistensial gereja dalam mempertahankan relevansi dan misi spiritualnya. Digitalisasi memungkinkan gereja menjangkau umat lebih luas, memperkuat partisipasi iman, serta menciptakan model pelayanan baru yang kontekstual dan berkelanjutan.





